Kamis, 13 Juni 2013

ROUTE PERJALANAN LARUM PALANGI DAN DELAPAN SAUDARANYA DI BUMI MEKONGGA



SEJARAH PERJALANAN LARUM PALANGI
DI TANAH MEKONGGA


Sebelumnya saya atas nama keluarga besar Pullah mohon maaf yang sebesarnya atas tulisan-tulisan saya sebelumnya yang memuat tentang asal usul Kerajaan Mekongga dan yang lainnya yang berhubungan erat dengan Kerajaan Mekongga, yang mana tulisan-tulisan saya tersebut lain dan beda dari tulisan-tulisan yang pernah ada.    Apa yang saya tulis berasal dari ayahanda kami tercinta Muhammad Kondi Pullah (Alm) sebagai nara sumber kami.   Disini kami sekeluarga tidak mencari ketenaran, kami hanya ingin menyampaikan apa yang kami ketahui dari cerita ayahanda kami, yang kami yakini sebagai sebuah KEBENARAN yang tersembunyi dan belum terungkap, semoga dengan adanya data yang sepenggal ini bisa menuntun kita untuk menemukan titik terang tentang sejarah Kerajaan Mekongga. 

Pada kesempatan ini   saya  ingin berbagi data dan informasi   tentang SEJARAH PERJALANAN LARUM PALANGI serta 8 SAUDARANYA DI BUMI KONAWE DAN MEKONGGA.    Semoga dengan tulisan saya yang singkat ini mempunyai nilai manfaat bagi siapa saja yang mencari data mengenai penyebaran SUKU TOLAKI di Konawe dan Mekongga.   Sekaligus tulisan saya ini sebagai penegas kepada semua pihak yang telah salah langkah yang dengan sengaja menghilangkan kata TOLAKI di depan kata MEKONGGA.   Karena suku yang mendiami daerah Wundulako dan sekitarnya bukan suku Mekongga melainkan TOLAKI MEKONGGA.   Begitupula suku yang mendiami Konawe dan sekitarnya bukanlah suku Konawe melainkan TOLAKI KONAWE.    Agar lebih jelasnya silahkan baca tulisan berikut ini.

Larum Palangi datang dari Utara (Asia Timur) dengan delapan saudaranya : Tironggo, Dolo Moko’o, Waage Engge, Wakaka, Waraputono, Sararasa, Roudin dan Urodino.   Kemudian menuju Danau Matauno (Matana) terus menuju Mahalona melalui daerah Mori dan Bungku kemudian bergerak ke daerah bagian Selatan Towuti dan bermukim di hulu Sungai Konaweeha/Andolaki terus ke Moronene.  Kelompok orang yang berjalan tadi namanya TOKONAWE / Tolaki Konawe, disinilah adiknya Tironggo menetap dan mendirikan kerajaan yang kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Laiwui

Sedangkan Larum Palangi dan kelompok lainnya melanjutkan perjalanan menuju Toono Motuo (Wundulako), Tikano Pundoho (Baula), Sabilambo, Lalombaa, Poondui dan terakhir di Lambo.

Di Wundulako Larum Palangi dan kelompoknya menetap, kelompok mereka diberi nama TOMEKONGGA / Tolaki Mekongga.   Selanjutnya di Wundulakolah Larum Palangi mendirikan sebuah kerajaan yang kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Mekongga.

            Semoga tulisan ini bisa menghilangkan keraguan dan menjelaskan kepada kita tentang asal usul nenek moyang dan suku yang bermukim dan mendiami bumi Konawe dan Mekongga.    Ingat ... dan Jangan pernah malu untuk menulis suku TOLAKI KONAWE ataupun TOLAKI MEKONGGA sebagai suku bangsa kita.   Walaupun saya dan keluarga besar Pullah lahir dan dibesarkan di perantauan, kami semua BANGGA karena bisa menggunakan nama leluhur PULLAH dibelakang nama kami, dan mencantumkan SUKU TOLAKI MEKONGGA sebagai suku bangsa kami.     Kami juga sangat bangga karena telah diperkenalkan adat istiadat dan budaya Mekongga  walaupun hanya dari cerita ayahanda kami tercinta.               


Catatan :   


*   Sampaikanlah satu KEBENARAN yang kamu ketahui walaupun itu hanya satu PARAGRAF yang bisa kamu tuliskan, daripada satu BUKU yang kamu sampaikan namun isinya penuh dengan seribu KEBOHONGAN.


Semoga Allah SWT menuntun kita semua agar kembali dan berjalan dijalan lurus-Nya .. Aamiinn.


Tunggu ... Tulisan saya berikutnya .. !!!




                                                                                                                         Penulis


                                                                                                                    Abbas Archa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar